Terkait dengan pencucian uang, maka untuk daftar teroris :

BPR dan BPRS wajib memelihara Daftar Teroris yang diterima dari Bank Indonesia setiap 6 (enam) bulan berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Dan untuk Informasi mengenai Daftar Teroris antara lain dapat diperoleh melalui:

Pedoman Standar Pelaksanaan Program APU dan PPT bagi BPR dan BPRS DKBU dan DPbS 35

Kegiatan pemantauan yang wajib dilakukan BPR dan BPRS terkait dengan Daftar Teroris adalah :

  • Memastikan secara berkala nama-nama Nasabah Bank yang memiliki kesamaan atau kemiripan dengan nama yang tercantum dalam Daftar Teroris.
  • Memastikan kesesuaian identitas Nasabah tersebut dengan informasi lain yang terkait dalam hal terdapat kemiripan nama Nasabah dengan nama yang tercantum dalam Daftar Teroris.
  • Melaporkan Nasabah tersebut dalam LTKM dalam hal terdapat kesamaan nama Nasabah dan kesamaan informasi lainnya dengan nama yang tercantum dalam Daftar Teroris.

.......Referensi : Pedoman Standar Pelaksanaan Program APU dan PPT bagi BPR dan BPRS Bank Indonesia


Arsip

Media BPR Blog